HOUSTON – Tim Baseball Amerika Serikat berhasil lolos dari fase grup dalam World Baseball Classic (WBC) dan akan menghadapi Kanada di perempat final pada hari Jumat. Keberhasilan ini terjaga setelah Italia meraih kemenangan telak 9-1 atas Meksiko pada Rabu malam, yang menghindarkan Tim USA dari kegagalan yang memalukan.
Setelah kekalahan mengejutkan 8-6 dari Italia pada hari Selasa, nasib Tim USA di WBC tergantung pada hasil pertandingan terakhir Grup B. Kemenangan Italia menjamin tempat bagi Tim USA untuk melaju ke babak knockout, dan Italia memenuhi harapan tersebut dengan ditandai oleh permainan luar biasa dari kapten Vinnie Pasquantino yang mencetak tiga home run, serta penampilan gemilang dari pelempar ace Aaron Nola yang mencatatkan lima inning tanpa kebobolan.
“Sama-sama, USA,” kata Pasquantino dalam wawancara di lapangan dengan Fox Sports setelah pertandingan. “Kami memikirkan kalian di hotel. Kami senang kalian bisa bergabung dengan kami dalam perayaan ini.”
Performa Pasquantino tersebut menjadi sejarah, sebagai permainan dengan tiga home run pertama dalam sejarah WBC. Meskipun tidak pernah mencetak tiga home run dalam pertandingan liga besar sebelumnya, kali ini ia tampil spektakuler. Pertandingan berlangsung di depan 39.894 penonton yang mayoritas mendukung Meksiko di Daikin Park, di mana Italia melanjutkan perjalanan suksesnya di turnamen dan akan bertanding melawan Puerto Rico untuk memperebutkan tempat di semifinal pada Sabtu malam.
Tim Italia, yang sebagian besar terdiri dari pemain muda berbakat keturunan Italia-Amerika, memulai pertandingan dengan agresif. Pasquantino membuka skor dengan home run solo di inning kedua, diikuti oleh home run dari veteran Jon Berti di inning keempat, dan kemudian mencetak tiga run di inning kelima, yang hampir menjamin kemajuan Tim USA ke fase berikutnya.
Dalam situasi jika terjadi seri tiga tim, dua tim yang membiarkan paling sedikit run per out yang tercatat akan melangkah ke babak selanjutnya. Italia yang mencetak lima run dalam lima inning pertama membuat pertandingan harus berlangsung hingga inning tambahan agar rasio run kedua tim berada di bawah Tim USA.
Namun, Pasquantino mengubah segalanya. Setelah tidak mencetak hit dalam 12 at-bats sebelumnya, ia berhasil mencetak home run lagi di inning keenam dan menambahkan home run ketiganya di inning kedelapan, memperlebar keunggulan Italia menjadi 8-1. Italia kemudian menambah satu run lagi dan merayakan kemenangan, sementara Tim USA menghela napas lega, tetap hidup dalam turnamen ini dengan lebih banyak bakat dibandingkan edisi WBC sebelumnya.
Tim USA diperkirakan akan menurunkan pelempar kanan Logan Webb dari San Francisco Giants di perempat final, sementara Kanada akan mengandalkan pelempar kanan Michael Soroka dari Arizona Diamondbacks. Kanada mengamankan tempatnya di perempat final setelah meraih kemenangan beruntun atas Puerto Rico dan Kuba, menduduki posisi teratas Grup A.
Dalam konteks lebih luas, keberhasilan Tim USA untuk tetap bertahan di WBC ini sangat penting, mengingat turnamen ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi banyak pemain bintang. Dengan pertandingan yang semakin mendekat, perhatian publik di Indonesia pun meningkat terhadap perkembangan tim nasional di turnamen internasional ini. Banyak yang berharap agar Tim USA dapat menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang trofi WBC.
Kesimpulan: Keberhasilan Tim USA lolos dari fase grup merupakan hasil dari kerjasama tim yang solid dan dukungan dari tim lain seperti Italia. Pertandingan melawan Kanada di perempat final tentunya akan menjadi tantangan berat, dan seluruh penggemar baseball di Indonesia menantikan hasil yang positif dari tim kebanggaan ini.
