Augusta, Georgia – Drama di ajang Masters 2023 semakin memanas ketika Rory McIlroy menghadapi tantangan tak terduga dari Cameron Young. Setelah memimpin enam angka, McIlroy terpaksa merelakan posisinya saat sembilan pemain lainnya mengejar ketertinggalan di akhir hari Sabtu.
McIlroy, yang sempat mencatatkan rekor dengan memimpin enam angka setelah 36 hole, kini harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya. “Banyak pemain yang memiliki peluang besok. Saya masih terikat dengan skor terbaik menuju hari terakhir, jadi saya tidak bisa melupakan itu,” ungkap McIlroy. Namun, dia sadar bahwa untuk memenangkan turnamen ini, dia harus memperbaiki permainannya.
Performa Memukau Cameron Young
Cameron Young, bersama caddy-nya Kyle Sterbinsky, meraih kesuksesan dengan mencetak delapan birdie dan satu bogey, menyelesaikan putaran ketiga dengan skor 7-under 65. Young yang memulai hari dengan tertinggal delapan angka dari McIlroy kini berhasil menyamakan kedudukan di puncak leaderboard.
Scottie Scheffler, petenis peringkat satu dunia dan juara Masters dua kali, juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan skor 65, menggeser dirinya dari posisi 12 angka tertinggal menjadi hanya empat angka di belakang.
Kondisi McIlroy yang Memprihatinkan
Sementara itu, McIlroy mengalami kesulitan selama putaran ketiga. Ia mencatatkan skor 73, yang mengejutkan karena biasanya ia memiliki rata-rata skor ketiga terbaik di Augusta National. “Hari ini tidak berjalan sesuai harapan,” kata McIlroy, yang mendapati dirinya berada di posisi terakhir dalam akurasi pukulan drive di antara 54 pemain yang berhasil lolos.
Rekor Baru di Masters
Cameron Young mencetak rekor baru di Masters, menjadi pemain pertama yang berbagi posisi teratas setelah tertinggal delapan angka. Ia berhasil mengumpulkan total 12 under selama dua putaran, hanya satu angka di belakang rekor Tiger Woods yang pernah mencetak 13 under di dua putaran tersebut.
Young menunjukkan ketenangan dan kekuatan yang mengesankan, termasuk chip-in untuk birdie di hole par-3 keempat dan berhasil menyelamatkan bogey dengan pukulan wedge yang berani di hole par-5 ke-15.
Persaingan Semakin Ketat
Di posisi ketiga, Sam Burns tampil tanpa bogey dengan skor 68, sementara Shane Lowry yang mencetak hole-in-one di hole par-3 keenam menambah ketegangan di papan skor dengan total 69. Jason Day dan Justin Rose juga masih dalam perburuan dengan selisih tiga angka.
Scottie Scheffler, yang terus berjuang meskipun tidak mencetak birdie di hole par-5, merasa masih memiliki peluang. “Kita lihat apa yang terjadi di sore hari, saya tidak merasa keluar dari turnamen ini,” ujar Scheffler.
Kesimpulan
Dengan banyaknya pemain yang berpeluang, hari terakhir Masters 2023 dipastikan akan menjadi sangat menarik. Di satu sisi, McIlroy harus segera menemukan kembali permainan terbaiknya, sementara Young dan Scheffler siap memanfaatkan setiap kesalahan. Pertarungan untuk meraih jaket hijau yang prestisius ini akan menjadi momen yang tidak boleh terlewatkan bagi pencinta golf di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
