Pada draf WNBA yang berlangsung baru-baru ini, UCLA Bruins mencetak sejarah dengan enam pemain terpilih. Dua di antaranya, Lauren Betts dan Angela Dugalic, akan bergabung dengan Washington Mystics, tim yang tengah melakukan perombakan. Pemilihan mereka di posisi keempat dan kesembilan menunjukkan harapan besar bagi tim yang telah dua tahun berturut-turut absen dari playoff.
Washington Mystics, yang mencatatkan rekor 16-28 pada tahun 2025 dan 14-26 pada tahun 2024, berupaya untuk bangkit setelah terakhir kali meraih gelar juara pada tahun 2019. Dengan tambahan dua pemain muda berbakat seperti Sonia Citron dan Kiki Iriafen, Mystics berharap bisa kembali bersaing di liga.
Pemain Pilihan Utama
- No. 4: Lauren Betts, UCLA, C, 6-7
- No. 9: Angela Dugalic, UCLA, PF, 6-4
- No. 11: Cotie McMahon, Ole Miss, SF, 6-0
- No. 19: Cassandre Prosper, Notre Dame, SG, 6-3
- No. 30: Darianna Littlepage-Buggs, Baylor, PF, 6-1
- No. 34: Rori Harmon, Texas, PG, 5-6
Setelah memecat manajer umum Jamila Wideman, Washington mengambil langkah berani dengan memberikan kendali kepada pelatih Sydney Johnson. Meskipun keputusan ini terkesan tergesa-gesa, hasil draf menunjukkan bahwa mereka tetap berhasil melakukan pemilihan yang cerdas. Dengan tiga pilihan awal yang diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung, Mystics memiliki masa depan yang menjanjikan.
Analisis Pemain
Lauren Betts dikenal karena kemampuannya dalam menyerang dari jarak dekat serta pertahanan yang tangguh. Meskipun posisi center semakin jarang di WNBA, Betts terbukti menjadi pilihan yang tepat. Angela Dugalic, yang memiliki kemampuan menembak yang baik, dianggap sebagai tipe pemain yang sangat dibutuhkan. Sementara itu, Cotie McMahon, meski memiliki ukuran yang lebih kecil, memiliki kekuatan fisik yang dapat membantunya di level profesional.
Washington juga menambah kekuatan dengan memilih Cassandre Prosper dan Darianna Littlepage-Buggs, yang masing-masing memberikan kontribusi di lapangan. Rori Harmon, yang merupakan jantung tim Texas, juga diharapkan dapat membawa pengalaman dan kemampuan bermain yang tinggi.
Tim Lainnya di Draf
Sementara itu, Seattle Storm dan Minnesota Lynx juga menunjukkan performa mengesankan. Seattle Storm mendapatkan Awa Fam Thiam dan Flau’jae Johnson, di mana keduanya diharapkan bisa memperkuat tim yang tengah dalam fase peremajaan. Minnesota Lynx, dengan pemilihan Olivia Miles di posisi kedua, mendapatkan point guard terbaik dalam draf ini.
Keberhasilan tim-tim ini dalam draf menunjukkan bahwa liga WNBA semakin kompetitif. Dengan pemain-pemain muda berbakat yang masuk ke dalam liga, masa depan WNBA terlihat semakin cerah. Setiap tim kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa mereka, dan dampaknya akan dirasakan di seluruh liga.
Kesimpulan
Draf WNBA 2023 menjadi momen penting bagi banyak tim, termasuk Washington Mystics yang melakukan langkah berani dalam perombakan tim. Dengan memilih pemain-pemain berbakat dari UCLA dan institusi lainnya, mereka menunjukkan potensi untuk bangkit. Perkembangan ini tentu perlu dicermati oleh penggemar WNBA di Indonesia, karena bisa mempengaruhi popularitas dan pertumbuhan olahraga ini di tanah air.
