NEW YORK — Dalam sebuah pertandingan yang mendebarkan, CJ McCollum mencetak 32 poin dan membawa Atlanta Hawks meraih kemenangan mengejutkan atas New York Knicks dengan skor 107-106 pada malam Senin. Kemenangan ini membuat kedua tim mengimbangi seri playoff babak pertama menjadi satu sama.
McCollum memberikan kontribusi besar di akhir pertandingan, meskipun sempat melewatkan dua lemparan bebas dengan sisa waktu 5,6 detik. Knicks berusaha cepat membawa bola ke depan tanpa timeout, namun Mikal Bridges gagal mengeksekusi lemparan saat waktu habis.
“Ini adalah permainan yang panjang,” ujar McCollum. “Kita harus bermain hingga waktu habis.”
Hawks tertinggal sepanjang paruh kedua, bahkan sempat tertinggal 12 poin setelah tiga kuarter. Namun, mereka perlahan mengejar ketertinggalan, dan McCollum mencetak poin yang membawa Hawks unggul 101-100 — menjadi keunggulan pertama mereka di paruh kedua. Dengan waktu tersisa 2:09, McCollum kembali mencetak poin untuk memperlebar jarak menjadi tiga poin, sebelum Jalen Brunson menyamakan kedudukan dengan tembakan tiga angka. McCollum kembali membalas dengan jumper yang membuat skor menjadi 105-103 dengan 33 detik tersisa.
Jonathan Kuminga menambah 19 poin dari bangku cadangan, sementara Jalen Johnson menyumbangkan 17 poin, termasuk satu poin krusial dengan 10 detik tersisa yang memberikan Hawks keunggulan empat poin. Hawks, yang merupakan unggulan keenam, kini bersiap menyambut Game 3 yang akan diadakan pada hari Kamis.
Brunson mencetak 29 poin untuk Knicks, dan Karl-Anthony Towns menambah 18 poin. Knicks berusaha mencapai babak kedua playoff untuk keempat kalinya secara berturut-turut, yang merupakan rentang terpanjang mereka sejak musim 1991-92 hingga 1999-2000, dan mereka terlihat menuju ke arah tersebut sebelum kekalahan ini.
“Ini adalah pertandingan yang seharusnya kami menangkan,” kata Josh Hart dari New York. “Dalam playoff, Anda tidak bisa membiarkan pertandingan lolos begitu saja.”
Knicks memiliki catatan 40-1 dalam postseason sejak diterapkannya shot clock pada musim 1954-55 ketika memimpin lebih dari 12 poin setelah tiga kuarter. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi ketika Reggie Miller mencetak 25 poin di kuarter keempat untuk Indiana dalam Game 5 final Konferensi Timur 1994.
Towns, yang hanya mencetak empat poin di paruh pertama, berhasil mencetak 14 poin di kuarter ketiga saat Knicks memperlebar jarak menjadi 78-64. Mereka masih unggul delapan poin dengan waktu kurang dari lima menit tersisa.
Namun, pemain muda yang menjadi kunci kebangkitan Hawks setelah jeda All-Star akhirnya mampu mencetak poin, sebelum McCollum menutup pertandingan dengan beberapa aksi brilian, meski sempat mendapatkan ejekan dari penonton setelah terlibat insiden dengan Jose Alvarado di kuarter ketiga.
McCollum didapatkan dari Washington dalam perdagangan bulan Januari untuk mendapatkan Trae Young, yang merupakan bintang Hawks dan pernah menjadi momok bagi Knicks di Madison Square Garden. Dalam pertandingan ini, McCollum berhasil mengungguli Brunson di paruh kedua dan berhasil mencuri kemenangan yang sempat terlihat hilang.
Hart juga mencatatkan 15 poin, 13 rebound, dan enam assist untuk Knicks. Kemenangan ini tidak hanya penting untuk Hawks, tetapi juga memberikan momentum menjelang pertandingan berikutnya.
